Terkini

Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Politik

Menapaki Ujung Negeri: Aksi Nyata Gerakan Rakyat untuk Masa Depan Indonesia

Menapaki Ujung Negeri: Aksi Nyata Gerakan Rakyat untuk Masa Depan Indonesia
Sahrinhamid 2 e1770902833244 (Foto: BeritaOpini/Dokumentasi)
Budi

Budi

Jumat, 20 Februari 2026 | 14:22 WIB

Bayangkan sebuah perjalanan yang lebih dari sekadar menempuh jarak—sebuah perjalanan yang menyentuh hati dan aspirasi rakyat di seluruh penjuru negeri. Itulah yang sedang dijalankan oleh Sahrin Hamid, Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, yang dengan semangat tak tergoyahkan menapaki dari Merauke di ujung selatan hingga ke Miangas di titik paling utara Indonesia. Perjalanan ini bukan sekadar simbol geografis, tetapi lambang tekad politik: bahwa perubahan sejati harus lahir dari interaksi langsung dengan rakyat, bukan hanya dari ruang-ruang mewah di ibu kota.

Perjalanan panjang ini menegaskan satu hal penting: politik yang efektif adalah politik yang dekat dengan rakyat. Setiap perhentian yang disinggahi Sahrin membawa pesan kuat—bahwa kesejahteraan rakyat adalah prioritas utama. Dari desa nelayan di Merauke hingga ke perkampungan terpencil di Miangas, suara mereka yang selama ini tak terdengar kini dijadikan pusat perhatian. Ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan mendengar, memahami, dan menghidupkan aspirasi masyarakat.


Dialog dengan Rakyat: Kunci Perubahan Nyata

Singgah di Manado, Sahrin tidak sekadar mencari jeda istirahat. Ia memanfaatkan kesempatan untuk berdialog dengan mahasiswa, aktivis, guru, dan warga setempat, menghidupkan kembali percakapan tentang masa depan bangsa. Interaksi sederhana ini menunjukkan bahwa perubahan tidak lahir dari pidato atau janji-janji kosong, melainkan dari mendengar dan merespons kebutuhan nyata masyarakat. Politik yang hadir di tengah kehidupan sehari-hari akan jauh lebih kuat daripada retorika yang hanya terdengar di gedung tinggi.

Dalam percakapan itu, dibahas berbagai solusi konkret, mulai dari pemerataan pendidikan, akses kesehatan, hingga peluang ekonomi bagi masyarakat desa. Politik yang membumi seperti ini menegaskan bahwa keadilan sosial bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang harus dijalankan dengan aksi nyata.


Sahrin Hamid: Pemimpin yang Berani Turun ke Rakyat

Sahrin Hamid bukanlah sosok politikus baru yang tiba-tiba muncul. Ia pernah menjabat sebagai juru bicara politik nasional dan komisaris BUMD, namun memilih kembali ke akar perjuangan rakyat. Keputusannya untuk melepas posisi nyaman demi mendampingi masyarakat adalah bukti nyata bahwa politik yang bermakna lahir dari keberpihakan kepada rakyat, bukan kekuasaan semata.

Sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat periode 2026–2031, Sahrin menekankan bahwa partainya tidak ingin menjadi organisasi politik konvensional. Tujuannya adalah membangun kekuatan dari bawah, menyerap aspirasi langsung dari mereka yang sering terpinggirkan—petani, nelayan, buruh, guru, dan pelajar. Pendidikan yang berkualitas, pemerataan ekonomi, dan keadilan sosial adalah pilar utama perjuangan yang diusung.


Solidaritas dalam Membela Keadilan

Aksi nyata Gerakan Rakyat tidak berhenti pada agenda kesejahteraan. Ketika terjadi kasus hukum terhadap Tom Lembong, yang dinilai sebagai korban kriminalisasi politik, Sahrin menegaskan posisi partainya untuk membela keadilan. Ini menunjukkan bahwa perjuangan Gerakan Rakyat mencakup perlindungan terhadap hak-hak individu dan keadilan hukum, bagian dari visi politik yang hadir untuk rakyat.

Sikap ini menjadi pesan penting bagi masyarakat: politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, tetapi tentang keberpihakan terhadap mereka yang selama ini terdampak oleh ketidakadilan. Dengan membela hak dan keadilan, Gerakan Rakyat menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai wakil rakyat yang nyata.


Membangun Kekuatan dari Akar Rumput

Setiap kunjungan ke komunitas lokal di Sulawesi Utara membuka mata pada satu kebenaran: identitas kolektif dan solidaritas masyarakat adalah fondasi perubahan. Sahrin dan timnya mengingatkan bahwa gerakan politik sejati lahir dari titik-titik kecil di masyarakat yang bersatu menjadi kekuatan besar. Sejarah gerakan sosial di Indonesia membuktikan bahwa pemuda, mahasiswa, dan komunitas lokal memiliki peran strategis dalam membangun masa depan bangsa.

Kekuatan politik yang berkelanjutan tidak berasal dari gedung megah atau mesin politik yang rumit, tetapi dari keberanian turun langsung ke lapangan, mendengarkan, dan merespons kebutuhan rakyat dengan penuh empati dan integritas.


Menutup Perjalanan: Inspirasi untuk Indonesia yang Lebih Baik

Perjalanan dari ujung selatan ke utara Indonesia adalah metafora kuat bagi politik yang hadir untuk rakyat. Politik bukan tentang keuntungan segelintir elit, tetapi tentang keberpihakan pada mereka yang paling membutuhkan. Sahrin Hamid menunjukkan bahwa pemimpin yang hebat adalah mereka yang berani turun ke lapangan, menyapa, dan mendengarkan suara rakyat.

Langkah ini mengingatkan kita bahwa Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat lahir dari tindakan nyata, bukan retorika kosong. Dari Merauke hingga Miangas, Gerakan Rakyat membuktikan bahwa cita-cita bangsa akan tercapai jika kita berani bergerak bersama rakyat—mendengarkan, merespons, dan mewujudkan perubahan yang nyata.

Baca Juga