Terkini

Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Pendidikan

Mengenal TOEFL sebagai Standar Ujian Masuk yang Diakui Internasional

Mengenal TOEFL sebagai Standar Ujian Masuk yang Diakui Internasional
Toefl2 (Foto: BeritaOpini/Dokumentasi)
Budi

Budi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:36 WIB

Di era globalisasi saat ini, kemampuan berbahasa Inggris bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan utama. Baik untuk melanjutkan pendidikan, melamar pekerjaan, maupun mengikuti program internasional, kemampuan bahasa Inggris sering kali menjadi syarat wajib. Salah satu alat ukur yang paling banyak digunakan untuk menilai kemampuan tersebut adalah TOEFL. Tidak heran jika ujian masuk TOEFL kini menjadi gerbang penting bagi banyak orang untuk membuka peluang yang lebih luas.

TOEFL atau Test of English as a Foreign Language merupakan tes standar internasional yang dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris penutur non-native. Tes ini menilai empat aspek utama, yaitu listening, reading, speaking, dan writing. Hasil TOEFL digunakan oleh berbagai institusi pendidikan, perusahaan, hingga lembaga pemerintah sebagai dasar penilaian kemampuan bahasa Inggris seseorang.

Peran TOEFL sebagai Ujian Masuk Pendidikan

Dalam dunia pendidikan, ujian masuk TOEFL memiliki peran yang sangat strategis. Banyak perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, menjadikan skor TOEFL sebagai salah satu syarat utama penerimaan mahasiswa. Program pascasarjana, kelas internasional, hingga beasiswa prestisius umumnya menetapkan batas minimal skor TOEFL tertentu.

Bagi calon mahasiswa, skor TOEFL bukan hanya formalitas administrasi. Skor ini mencerminkan kesiapan akademik, terutama karena sebagian besar literatur ilmiah dan proses pembelajaran menggunakan bahasa Inggris. Oleh karena itu, semakin tinggi skor TOEFL yang dimiliki, semakin besar peluang untuk diterima di institusi pendidikan favorit.

TOEFL dalam Dunia Kerja dan Profesional

Tidak hanya di bidang pendidikan, ujian masuk TOEFL juga semakin banyak digunakan dalam proses rekrutmen tenaga kerja. Perusahaan multinasional, BUMN, hingga startup berbasis global sering mensyaratkan sertifikat TOEFL sebagai bukti kompetensi bahasa Inggris calon karyawan.

Dalam konteks profesional, kemampuan bahasa Inggris sangat dibutuhkan untuk komunikasi lintas negara, penyusunan laporan, presentasi, hingga negosiasi bisnis. TOEFL menjadi alat ukur objektif yang membantu perusahaan menilai apakah kandidat mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja internasional.

Jenis-Jenis Tes TOEFL yang Perlu Diketahui

Sebelum mengikuti ujian masuk TOEFL, penting untuk memahami jenis-jenis tes TOEFL yang tersedia. Secara umum, TOEFL terbagi menjadi beberapa jenis, seperti TOEFL iBT (Internet-Based Test), TOEFL PBT (Paper-Based Test), dan TOEFL ITP. Masing-masing memiliki format, sistem penilaian, dan tujuan penggunaan yang berbeda.

TOEFL iBT biasanya digunakan untuk keperluan internasional seperti studi ke luar negeri, sedangkan TOEFL ITP sering digunakan untuk kebutuhan internal kampus atau institusi di dalam negeri. Memahami jenis TOEFL yang dibutuhkan akan membantu peserta mempersiapkan diri secara lebih efektif.

Strategi Persiapan Menghadapi Ujian Masuk TOEFL

Menghadapi ujian masuk TOEFL membutuhkan persiapan yang matang. Langkah awal yang bisa dilakukan adalah memahami format soal dan sistem penilaian. Dengan mengenal struktur tes, peserta dapat mengatur strategi pengerjaan soal dan manajemen waktu dengan lebih baik.

Latihan soal secara rutin juga sangat dianjurkan. Melalui latihan, peserta dapat mengidentifikasi kelemahan dan memperbaikinya sebelum hari ujian. Selain itu, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara menyeluruh—seperti memperbanyak membaca artikel berbahasa Inggris, mendengarkan podcast, dan berlatih menulis—akan sangat membantu meningkatkan skor TOEFL.

Manfaat Jangka Panjang Memiliki Sertifikat TOEFL

Mengikuti ujian masuk TOEFL tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga berdampak positif dalam jangka panjang. Sertifikat TOEFL dapat digunakan sebagai portofolio akademik dan profesional yang berlaku selama periode tertentu. Hal ini memudahkan seseorang ketika ingin mendaftar studi lanjutan, melamar pekerjaan, atau mengikuti program pertukaran internasional.

Lebih dari itu, proses persiapan TOEFL secara tidak langsung meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris secara nyata. Kemampuan ini menjadi modal penting untuk bersaing di tingkat global dan menghadapi tantangan dunia modern yang semakin terbuka.

TOEFL telah menjadi standar penting dalam menilai kemampuan bahasa Inggris di berbagai bidang. Baik sebagai syarat pendidikan maupun profesional, ujian masuk TOEFL berperan sebagai pintu awal menuju peluang yang lebih luas. Dengan persiapan yang tepat dan pemahaman yang baik tentang tes ini, TOEFL bukan lagi menjadi hambatan, melainkan jembatan menuju masa depan yang lebih cerah.

Baca Juga